Minggu, 18 September 2011

Resume Sistem Operasi 01

Sistem Operasi

Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
Sistem Operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.
Contoh-contoh dari Sistem operasi Komputer misalnya adalah Windows, Linux, MacOS, dan lain lain.



Linux


Pengguna komputer di indonesia saat ini kebanyakan menggunakan sistem operasi buatan dari microsoft, yaitu microsoft windows. Hal itu wajar saja terjadi, karena sistem operasi windows lebih dulu hadir di Indonesia ketimbang sistem operasi linux. Mungkin anda semua yang telah mengerti tentang komputer, sudah memahami bahwa sistem operasi windows bukanlah software yang bebas disebarluaskan, anda harus mengeluarkan biaya lisensi untuk bisa menginstal secara legal di komputer anda, tapi jika anda tidak mengeluarkan biaya lisensi, berarti bisa dikatakan windows yang anda gunakan adalah bajakan.
Linux adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Jadi anda diijinkan untuk menginstal pada komputer anda ataupun mengkopi dan menyebarluaskannya tanpa harus membayar. linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya. Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.
Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan untuk memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.
Jika perangkat lunak komersial tidak memperkenankan Anda untuk mengetahui kode sumbenya maka Anda tidak akan pernah tahu apakah program yang Anda beli dari mereka itu aman atau tidak (sering disebut security by obscurity). Hidup Anda di tangan para vendor. Dan jika ada pemberitahuan tentang bug dari perangkat lunak komersial tersebut, seringkali sudah terlambat. Dengan Linux, Anda dapat meneliti kode sumbernya langsung, bersama dengan pengguna Linux lainnya. Berkembangnya pengguna Linux sebagai komunitas yang terbuka, membuat bug akan cepat diketahui, dan secepat itu pula para programmer akan memperbaiki programnya. Anda sendiri juga yang menentukan kode yang cocok sesuai dengan perangkat keras maupun kebutuhan dasar perangkat lunak lainnya untuk dapat diimplementasikan. Ibarat sebuah mobil, Anda bisa memodifikasi sesukanya, bahkan hingga mesin sekalipun, untuk memperoleh bentuk yang diinginkan.
Keterbukaan kode sumber juga memungkinkan sistem operasi berkembang dengan pesat. Jika sebuah program dengan sistem tertutup dan hanya dikembangkan oleh vendor tertentu, paling banyak sekitar seribu hingga lima ribu orang. Sedangkan Linux, dengan keterbukaan kode sumbernya, dikembangkan oleh sukarelawan seluruh dunia. Bug lebih cepat diketahui dan program penambalnya (patch) lebih cepat tersedia. Pendekatan pengembangan sistem operasi ini disebut Bazaar. Kebalikannya sistem Chatedraal sangat tertutup dan hanya berpusat pada satu atau dua pengembang saja.
Linux saat ini telah berkembang menjadi banyak distro (distribusi linux), misalnya adalah distro Redhat, Debian, Suse. Saat ini distro linux yang sangat populer di gunakan di indonesia adalah distro Ubuntu yang merupakan turunan dari Debian.

Lisensi Software

·   Free Software (menurut GNU/FSF) Software yang mempunyai ciri-ciri : gratis (tidak perlu bayar dalam bentuk apapun), bebas didistribusikan (bebas dikopi), dan open source (source codenya tersedia secara penuh dan bebas dimodifikasi)
·  Open Source Software yang source code penuhnya tersedia bagi siapapun yang menginginkannya (untuk dimodifikasi)
Contoh : FreeBSD, Mozilla
·         GPL (GNU General Public License) Lisensi yang dikeluarkan oleh GNU/FSF untuk software open source yang mewajibkan para pengguna source code dari software open source untuk membuat software/hasil modifikasi source code tersebut bersifat open source (source code penuhnya tersedia) juga.
Contoh : Linux (kernel), GNOME, GIMP
·    Freeware Pengertian yang baku mengenai freeware terus mengalami perubahan, namun secara garis besar yang disebut freeware adalah mencakup pengertian freeware di atas, namun umumnya freeware (untuk platform Windows/BeOS/Mac) bersifat closed-source (tidak boleh dimodifikasi)
Contoh : StarOffice, Winamp (mulai versi 2.50), Netscape Communicator, Internet Explorer
·        Shareware pada umumnya shareware mencakup free software yang berjangka waktu tertentu, untuk pemakaian selanjutnya dikenakan pembayaran yang berguna untuk : membuka (unlock) proteksi software, menghilangkan peringatan (nagscreen), mengupgrade (membuka) feature tambahan. Shareware umumnya closed-source.
Contoh : Winzip, mIRC, MusicMatch Jukebox, Real Jukebox
·        Evaluation Copy / Trial / Preview software komersial/propietary versi akhir (full version) yang dilepas ke konsumen untuk dievaluasi untuk jangka waktu tertentu (30/60 hari) untuk pemakaian selanjutnya diharuskan membeli. Apabila tidak, maka software akan tidak berfungsi.
Contoh : Macromedia DreamWeaver, Norton Utilities
·      Public Domain software yang tidak dilindungi hak cipta. Versi penuh, source code tersedia secara bebas.
·    Adware varian dari freeware yang menampilkan iklan pada tampilan software (umumnya berupa banner)
Contoh : GoZilla!, JetAudio (mulai versi 4.7), Eudora Pro (mulai versi 4.2)
·         Nagware varian dari shareware yang selalu menampilkan layar peringatan setiap digunakan, layar ini akan hilang jika software diregistrasi (dengan membayar), namun software itu sendiri masih berfungsi secara normal walaupun tidak diregistrasi
Contoh : ACDSee (sampai versi 2.42)
·         Limited Freeware varian dari freeware dengan pembatasan-pembatasan tertentu, misalnya : gratis untuk penggunaan non-komersial, tidak boleh disebarluaskan/diperbanyak.
Contoh : WsFTP Limited Edition
·         Stripware varian dari freeware yang menawarkan versi gratis dari software komersial dengan fasilitas yang terbatas, biasanya ditandai dengan pemberian nama Personal Edition/Lite Version/Basic.
Contoh : Eudora Lite, InnoculateIT Personal Edition, Real Player Basic, Linux (distribusi Corel)
·         Optionware varian dari freeware yang meminta imbalan secara sukarela dalam bentuk selain uang, misalnya : email (mailware), prangko (stampware), surat/kartupos, dll, bahkan ada yang meminta anda untuk menyumbang kan sejumlah uang kepada yang membutuhkan, bahkan ada yang hanya meminta Anda untuk berhenti menggerutu tentang sulitnya hidup (!).
·        Commercial Software software yang dijual dan dilindungi hak cipta (copyright), dapat bersifat open source atau closed source (propietary)
·      Propietary Software software komersial yang bersifat closed source, merupakan kebalikan dari free software.
Contoh : MS Windows, MS Office
·        Alpha Version software propietary yang telah selesai pengkodeannya dan dapat digunakan, namun masih harus menjalani pengujian internal (dalam lingkungan pembuatnya)
Contoh : Netscape 6 PR 2, Mozilla
·      Beta Version software propietary yang telah selesai pengkodeannya dan dapat digunakan, namun masih harus menjalani pengujian eksternal (di luar lingkungan pembuatnya). Software beta bisa gratis, bisa juga komersial.
Contoh : ICQ , Download Accelerator Plus

Selasa, 13 September 2011

Tutorial SQL

NIM/NAMA: 10.41010.0224 / Filzah Apritasari
Dosen           :  Tan Amelia
Tugas            : Tutorial SQL




      SQL (Structured Query Language) 
Dirancang untuk memanipulasi data dalam sistem manajemen database relasional

      Kegunaan SQL
§  SQL dapat mengambil dan mengupdate data dari sistem manajemen database relasional dengan menggunakan bahasa manipulasi data.
§  SQL dapat membuat dan memodifikasi skema database dan objek database seperti tabel, pandangan, indeks melalui bahasa definisi data.
§  SQL dapat memberikan atau mencabut otorisasi untuk pengguna melalui bahasa kontrol data.

Data Manipulation Languange (DML)
Adalah bagian utama dari pernyataan SQL. SQL DML memungkinkan  untuk mengambil data dari tabel database dalam sistem manajemen database relasional (RDBMS). Selain itu, SQL DML memungkinkan mengubah atau menghapus data dari tabel database dengan menggunakan UPDATE dan DELETE laporan. Berikut adalah semua pernyataan SQL yang berhubungan dengan bahasa manipulasi data SQL:

1. SELECT: Untuk mengambil data dari tabel database.
         Pernyataan  SELECT memungkinkan Anda untuk mengambil data dari satu atau lebih tabel database.
              Pertama tentukan tabel yang ingin di ambil datanya. Tabel diikuti dengan kata kunci FROM. Kedua tunjukkan data apa yang diinginkan. Anda dapat menentukan data kolom tabel database setelah SELECT . SELECT juga dapat digunakan untuk mengambil beberapa kolom dari tabel database. Untuk melakukannya Anda harus memberikan tanda koma antara kolom dalam daftar kolom. Untuk mengambil semua informasi karyawan dalam tabel karyawan, Anda bisa daftar semua nama kolom dan memisahkan mereka dengan koma. Dalam kasus tabel database yang memiliki banyak kolom dan Anda tidak ingin daftar mereka semua setelah kata kunci SELECT, Anda dapat menggunakan asterisk (*) untuk menunjukkan bahwa Anda ingin mengambil semua kolom tanpa secara eksplisit menetapkan mereka dalam daftar kolom

2. WHERE :  digunakan dengan pernyataan SQL lain seperti SELECT, DELETE dan UPDATE. Untuk menyaring catatan dalam tabel database yang memenuhi kondisi baris tertentu. SQL menyediakan berbagai operator untuk memungkinkan membangun kondisi baris. Berikut adalah operator yang paling umum di SQL:

OperatorKeterangan
=Sama
>Lebih besar dari
<Kurang dari
> =Lebih besar dari atau sama
<=Kurang dari atau sama
<>Tidak sama
DANOperator logika DAN
ATAUOperator logika ATAU

WHERE  dengan operator AND

Beberapa kondisi bergabung dengan operator AND harus BENAR untuk kondisi mengevaluasi seluruh ke TRUE. Jika salah satu kondisi adalah palsu, kondisi mengevaluasi seluruh ke FALSE juga. Jika salah satu kondisi tidak diketahui atau NULL kondisi seluruh mengevaluasi ke UNKNOWN. (Anda akan belajar bagaimana berurusan dengan NULL dalam tutorial berikutnya kemudian). 
BENARSALAHUNKNOWN
BENARBENARSALAHUNKNOWN
SALAHSALAHSALAHSALAH
UNKNOWNUNKNOWNSALAHUNKNOWN



WHERE dengan operator OR

Beberapa kondisi bergabung dengan operator OR harus FALSE untuk kondisi seluruh dievaluasi ke FALSE. Jika salah satu kondisi adalah TRUE, kondisi seluruh dievaluasi ke TRUE. Jika salah satu kondisi UNKNOWN atau NULL kondisi seluruh dievaluasi untuk UNKNOWN atau NULL.
BENARSALAHUNKNOWN
BENARBENARBENARUNKNOWN
SALAHBENARSALAHUNKNOWN
UNKNOWNBENARUNKNOWNUNKNOWN
3. ALIAS : Digunakan untuk mengatur output dan menghindari kesalahan meja ambigu dalam pernyataan SQL ketika beberapa tabel dengan nama kolom yang sama disebut. SQL mendukung dua jenis alias yang dikenal sebagai alias kolom dan alias tabel.

  • menggunakan kolom alias untuk membenahi atau memformat output untuk membuat output lebih bermakna.
  • menggunakan alias tabel ketika alamat tabel beberapa kali dalam sebuah pernyataan SQL tunggal SELECT untuk membuatnya lebih mudah untuk menulis dan mempertahankan permintaan panjang.
4. Order By : hanya dapat digunakan dalam pernyataan SQL SELECT. Para sort_key (sort_key1, sort_key2 ,...) dalam ORDER BY SQL harus diurutkan. Hal ini dapat karakter, numerik atau tanggal waktu tipe data. Dengan ORDER BY SQL dapat menentukan urutan dengan menggunakan kata kunci ASC (berarti semacam dalam urutan menaik) dan DESC (berarti semacam dalam urutan). Jika tidak menentukan urutan dengan menggunakan kata kunci ASC dan DESC, urutan default adalah menaik. Juga dapat mengurutkan satu atau lebih kolom dalam urutan yang  diinginkan.

5. DISTINCT: Digunakan untuk menghilangkan baris digandakan dalam hasil pernyataan SELECT. 

6. IN : Memungkinkan untuk menentukan apakah nilai yang terkandung dalam satu set nilai. Membantu untuk mengurangi kompleksitas menggabungkan beberapa OR kondisi karena itu membuat pernyataan SQL lebih mudah untuk memahami dan memelihara. Untuk menemukan semua catatan yang memiliki nilai kolom tidak di set, Anda dapat menggunakan NOT IN.

7. BETWEEN: Memungkinkan untuk mengambil catatan yang memiliki nilai dalam berbagai nilai. Untuk menemukan semua produk yang tidak memiliki harga satuan yang berkisar antara harga, dapat menggabungkan not operator dengan between operator.

8. SEPERTI: Memungkinkan untuk melakukan pencarian string teks berdasarkan pola. SQL SEPERTI pernyataan digunakan dalam klausa WHERE dari pernyataan SQL yang valid seperti SELECT, INSERT, UPDATE dan DELETE. SQL menyediakan dua karakter wildcard persentase (%) dan underscore (_) untuk membangun pola. 
  1. Persentase (%) wildcard memungkinkan untuk mencocokkan urutan karakter termasuk spasi.
  2. Underscore (_) wildcard memungkinkan untuk menyesuaikan karakter tunggal.
Tipe data dari kolom harus alfanumerik untuk menggunakan SQL SEPERTI pernyataan. Hal ini dapat CHAR, VARCHAR, NVARCHAR tipe data. Pernyataan SQL SEPERTI juga dapat menggabungkan dengan operator TIDAK SQL untuk menemukan semua string yang tidak cocok dengan pola. 

9. GROUP BY: Digunakan untuk membagi tabel database ke dalam kelompok berdasarkan kolom kelompok. Untuk setiap kelompok dapat menerapkan fungsi agregat seperti SUM, AVG, MIN, MAX dan COUNT untuk output informasi ringkasan. SQL GROUP BY sangat berguna Anda ingin menganalisis data dengan cara analitis seperti berapa banyak pesanan penjualan diperintahkan oleh pelanggan dan dijual oleh orang penjualan.

10. HAVING: Digunakan bersama dengan GROUP BY untuk menyaring kelompok catatan berdasarkan kondisi.  HAVING mirip dengan WHERE secara fungsi tetapi kelompok filter catatan tidak catatan.

11. INNER JOIN: Memungkinkan untuk menggabungkan record dari dua atau lebih tabel ke dalam tabel sementara yang disebut-meja bergabung.  SQL menyediakan lima jenis JOIN: inner join, outer join, right join, left join, self join.
contoh  bagaimana INNER JOIN bekerja:
SQL batin Gabung

  1. Satu kategori dapat memiliki beberapa produk.
  2. Salah satu produk hanya milik satu kategori.
12. OUTER JOIN: Mengembalikan semua record dari kedua tabel yang bergabung bahkan apabila tidak ada catatan yang cocok. Ada tiga jenis OUTER JOIN: full outer join, left outer join, dan right outer join. 
- LEFT OUTER JOIN:

Berikut adalah diagram Venn untuk memvisualisasikan bagaimana left outer join
SQL Kiri Luar Gabung dalam diagram Venn
- RIGHT OUTER JOIN

Diagram Venn untuk memvisualisasikan  right outer join:
SQL Tepat Luar Join Diagram Venn
- FULL OUTER JOIN:

Diagram Venn untuk memvisualisasikan full outer join:
SQL Kendali Luar Join Diagram Venn
13. SELF JOIN: Sangat berguna ketika ingin mengambil data terkait menyimpan dalam satu tabel seperti struktur organisasi. 

14. SUBQUERY: SQL query yang bersarang dalam query lain. Sebuah subquery SQL biasanya bersarang di dalam SELECT, INSERT, UPDATE dan DELETE. 

15. UNION: Digunakan untuk menggabungkan hasil dari dua atau lebih query SQL SELECT menjadi satu.      Secara default UNION menghilangkan semua duplikat catatan, dalam kasus ini nilai NULL dianggap sebagai nilai tunggal. Untuk mengaktifkan duplikasi catatan, dapat menggunakan kata kunci ALL diikuti setelah UNION eksplisit. Dicatat bahwa dengan default DISTINCT digunakan jika tidak menentukan apa-apa setelah UNION.

16. INSERT: Memungkinkan untuk memasukkan satu atau lebih catatan ke dalam tabel database. Selain itu pernyataan INSERT juga memungkinkan untuk menyalin data dari tabel database ke tabel database yang lain.

17. UPDATE: Memungkinkan untuk memodifikasi data dalam tabel database. Dengan pernyataan UPDATE.  Juga dapat memodifikasi data seluruh tabel atau subset data berdasarkan kondisi di WHERE.

18. DELETE: Untuk menghapus data dari tabel database. DELETE memungkinkan Anda untuk menghapus satu atau lebih catatan dalam tabel database. 


Data Definition Language (DDL)
Data definition language adalah bagian dari pernyataan SQL. Data definition languange memungkinkan untuk membuat, mengubah, atau menghapus objek database yang berbeda jenis seperti tabel, view,dan indeks.


1. CREATE TABLE:  Tabel database adalah elemen dasar dari database. 
Ada empat komponen yang perlu diperhatikan saat membuat sebuah tabel data base:

  1. Nama tabel database. Disarankan bahwa nama harus bermakna dan dalam bentuk jamak dari kata benda. Untuk produk contoh adalah nama tabel yang menyimpan data produk.
  2. Nama setiap kolom dalam tabel: Ini harus berarti juga dan dalam nomina dengan bentuk tunggal.
  3. Tipe data untuk setiap kolom: Pilih jenis data yang benar untuk kolom sangat penting dalam frase desain. Data yang paling umum tipe teks (varchar, nvarchar), numerik (smallint, int, bigint), tanggal, datetime waktu, jangka waktu yang, gumpalan ... Anda bisa lihat di RDBMS tertentu.
  4. Panjang maksimum setiap kolom: Anda harus menentukan panjang maksimum data untuk setiap kolom. Sebagai contoh jika Anda menyimpan nama produk, coba bayangkan panjang maksimum produk dapat memiliki, misalnya 255 karakter.

2. DROP TABLE: Bila Anda menggunakan DROP TABLE, database engine menghapus semua objek yang terkait dengan tabel termasuk data, definisi tabel, indeks, table constrains, trigger and permission.

3. ALTER TABLE: Tidak hanya dapat membuat dan menghapus tabel database, tetapi juga memodifikasi tabel database yang sudah ada. Dengan pernyataan ALTER TABLE dapat melakukan hal-hal berikut pada tabel database: 
  • Tambahkan kolom baru atau menghapus kolom yang ada dari tabel.
  • Ubah panjang maksimum kolom.
  • Menambah atau menghapus nilai default kolom.
  • Menambah atau menghapus kendala meja.

Berikut adalah diagram database contoh Northwind database:




Contoh Database Northwind diagram di MySQL, SQL server dan MS Access


























Senin, 12 September 2011

Resume PBO 02

Creating Class
       Class adalah suatu frame yang merupakan definisi yang memuat data dan method pengelola data. Class juga dapat diartikan sebagai tempat untuk membuat objek. Di dalam class dideklarasikan variabel dan method yang dimiliki oleh objek. Proses pembuatan objek dari suatu class disebut dengan instantiation. Jadi objek merupakan hasil instansiasi dari class. Objek disebut juga dengan instance. Class memiliki anggota yang disebut  anggota class (class member).
Anggota class terdiri dari: 
1. Atribut
2. Method
       Tiap anggota class memiliki kontrol pengaksesan tersendiri, artinya apakah anggota tersebut dapat diakses dengan bebas (tipe public) atau hanya dapat diakses melalui sebuah interface.

Contoh Pembuatan Class dengan nama sepedamotor
ATRIBUT
  • Warna merah
  • Mempunyai 2 roda
  • Mempunyai 2 spion
  • Merk ninja
Method
  • Nyalakan mesin
  • Ubah gigi
  • Belok kanan
//sepedamotor.java
class sepedamotor
{
String merk; //attribute dari class sepeda motor
String warna; 
int off=1;

//method dari class sepeda motor

void cetakAttribute ()
{
System.Out.println ("Merk sepedamotor:" +merk);
System.Out.println ("Warna sepedamotor:" +warna);
}

void hidupkanmesin()
{
System.Out.println("Mesin hidup");
off=0; //tanda mesin hidup
}

void matikanmesin()
{
System.Out.println("Mesin mati");
off=1; //tanda mesin mati
}
}

Pada contoh di atas attribute dan method terbungkus dalam suatu class, selanjutnya membuat object baru dengan menggunakan attribute dan method dari class tersebut. Contoh:

//sepedamotorberaksi.java
public class sepedamotorberaksi
{
public static void main (String[]args)
{
//membuat object terlebih dahulu
sepedamotor sepedamotorku = new sepedamotor ();

//memanggil atribut dan memberi input nilai
sepedamotorku . merk = "ninja";
sepedamotorku . warna = "merah";

//panggil method dari class sepedamotor
sepedamotorku . cetakAttribute ();
sepedamotorku . hidupkanmesin ();
sepedamotorku . matikanmesin ();
}
}

Constructor
       Konstruktor adalah fungsi khusus anggota kelas yang otomatis dijalankan pada saat penciptaan objek (mendeklarasikan instance). Konstruktor ditandai dengan namanya, yaitu sama dengan nama class. Konstruktor tidak mempunyai tipe hasil (return value). Biasanya konstruktor dipakai untuk inisialisasi anggota data dan melakukan operasi lain seperti membuka file dan melakukan alokasi memori secara dinamis. Meskipun konstruktor tidak harus ada dalam class, tetapi jika diperlukan konstruktor dapat lebih dari satu.
       Konstruktor adalah fungsi anggota yang mempunyai nama yang sama dengan nama class. Kegunaannya:
1. Mengalokasikan ruang bagi sebuah objek
2. Memberikan nilai awal terhadap anggota data suatu kelompok
3. Membentuk tugas-tugas umum lainnya 
Contoh
class jumlah
{
  public:
   int jumlah 1;
   int jumlah 2;
   jumlah ( );
};
jumlah objek1, objek2;
void main ( )
{
cout<<"didalam main ( ) \n";
cout<<"objek1.jumlah1 adalah "<<objek1.jumlah1<<endl;
cout<<"objek1.jumlah2 adalah "<<objek1.jumlah2<<endl;
cout<<"objek2.jumlah1 adalah "<<objek2.jumlah1<<endl;
cout<<"objek2.jumlah2 adalah "<<objek2.jumlah2<<endl;
}
jumlah : : jumlah ( )
{
cout<<"didalam jumlah ( ) \n";
}

Kesimpulan:
1. Nama konstruktor sama dengan nama kelas
2.Konstruktor tidak mempunyai nilai balik
3.Konstruktor harus diletakkan di bagian public,

Jenis - Jenis Konstruktor:
1. Konstruktor default: tidak dapat menerima argumen, anggota data diberi nilai awal tertentu
2. Konstruktor penyalinan dengan parameter: anggota data diberi nilai awal berasal dari
                                                                     parameter
3. Konstruktor penyalinan objek lain: parameter berupa objek lain, anggota data diberi nilai
                                                        awal dari objek lain

Relasi Antar Class
1. Asosiasi
Hubungan statis antar class. Umumnya menggambarkan class yang memiliki atribut dari class lain, atau class yang harus mengetahui eksistensi class lain. Panah navigabiliti menunjukkan arah query antar class

2. Agregasi
Hubungan yang menyatakan bagian ("terdiri atas..")

3. Pewarisan
Hubungan hirarki antar class. Class dapat diturunkan dari class lain dan mewarisi semua atribut dan metoda class asalnya dan menambahkan fungsionalitas baru, sehingga ia disebut anak dari class yang diwarisinya. Kebalikan dari pewarisan adalah generalisasi.

4. Hubungan Dinamis
Rangkaian pesan (message) yang di-passing dari satu class ke class lain. Hubungan dinamis dapat digambarkan dengan menggunakan sequence diagram.

     






Resume PBO 01

OOP (object oriented programing) adalah pradigma pemrograman berorientasi objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek.

Program kumpulan objek
- Data/Field
- Operation/Method

Data
1. Identitas
2. Informasi

Operation
1. Perilaku
2. Kemampuan
3. Proses

Paradigma Dasar PBO
1. Abstraction
       Proses pengabstrakan atau penyembunyian detail program yang sangat rumit sehingga kita tidak perlu mempersalahkan pembuatannya. Kita hanya perlu objek tersebut dapat kita ganti sesuai fungsinya.


2. Encaptulation 
        Memisahkan data dan proses dari area public, bersifat private

3. Inharitance 
         - Pewarisan data dapat diturunkan menjadi class yang lain
         - Semua sifat induk diwariskan ke dalam class anaknya

4. Polimorly 
         Perumusan atau pengfusian yang bisa dilakukan lebih dari satu macam bentuk


Concept of Class and Object

  • Class: Mengacu pada blue print yang mendefinisikan variabel dan method yang mendukung object.
  • Object: Bentuk instan dari class, setiap object memiliki class dengan definisi data.
Class is blue print of object, Object is instance of class
Access Modifier :

  1. Private    : Diakses oleh class itu sendiri
  2. Protected: Private tapi masih boleh di akses oleh turunannya
  3. Package  : Masih boleh di akses oleh class lain asalkan masih satu package atau satu folder
  4. Public      : Bisa di akses dari mana pun(bisa dipakai oleh class mana pun)